Translate »

Intelligent Traffic And Revenue Control System



   
     Telp: +62-21-89909398 Fax: +62-21-89908108
Tap To Call

Jasa Marga Upayakan W2 Utara Tuntas Sebelum Puasa

Jasa Marga Upayakan JORR W2 Utara Tuntas Sebelum Puasa

Jalan tol Jakarta Outer Ring Road atau JORR W2 Utara dari Kebon Jeruk-Ulujami sepanjang 7,67 Km ditargetkan akan beroperasi secara keseluruhan pada akhir Juni 2014 atau sebelum puasa. Ruas Kebon Jeruk – Ciledugsudah beroperasi sejak akhir Desember yang lalu. Sedangkan sisanya dari Ciledug sampai Ulujami awalnya ditargetkan beroperasi Oktober 2014. Namun Jasa Marga melalui Anak Perusahaannya PT Marga Lingkar Jakarta (MLJ) akan mengupayakan percepatan pelaksanaan konstruksi melalui beberapa rekayasa teknik, sehingga diharapkan sebelum puasa sudah dapat dioperasikan.Apabila Jalan Tol JORR W2 Utara tersebut sudah dioperasikansecara keseluruhan, maka akan menghubungkan 5 ruas tol yang sudah beroperasi, yaitu Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Jagorawi, Jakarta-Serpong, Jakarta-Tangerang dan Tol Sediyatmo (Bandara). Dengan beroperasinya JORR W2 Utara ini diperkirakan juga akan mengurangi kepadatan Tol Dalam Kota Jakarta sekitar 30%. Karena kendaraan dari arah Bekasi dan Bogor yang akan menuju Bandara atau Tangerang dan sebaliknya, tak perlu lagi melintas di Tol Dalam Kota Jakarta.

Sejarah Tol JORR W2 Utara

Pada awalnya, hak konsesi Jalan Tol JORR W2 Utara ini dimiliki oleh PT Citra Mataram Satria Marga Persada. Namun, karena ada krisis moneter, Pemerintah menganggap investor lama tidak memiliki kemampuan untuk melanjutkan proyek tersebut.Selanjutnya, Proyek JORR W2 ini bersama beberapa ruas proyek JORR yang lain ditenderkan kembali oleh Pemerintah melalui proses tender Right to Match (RTM). ”Selanjutnya, Jasa Marga berhasil memenangkan tender tersebut.” Ujar Direktur Utama Jasa Marga, Adityawarman. Kemudian, Pemerintah melalui Surat Keputusan (SK) Menteri Keuangan No.S-630/MK/01/2000 tanggal 15 Desember 2000, memberikan izin kepada Jasa Marga untuk meneruskan proyek JORR bekerja sama dengan BPPN. SK Menkeu ini kemudian dikuatkan dengan Surat Keputusan Menkimpraswil No. 268/KPTS/M/2001 tentang Penyerahan Wewenang Penyelenggaraan Jalan Tol JORR seksi W2, S, E1, E2, E3 kepada Jasa Marga.

Penyelesaian Proyek Jalan Tol JORR W2 Utara

Proyek Jalan Tol ini dibagi dalam 2 tahap. Tahap I mulai dari Kebon Jeruk sampai dengan Ciledug sepanjang 5,6 km sudah beroperasi sejak tanggal 27 Desember 2013 lalu. Sedangkan Tahap II dari Ciledug sampai dengan Ulujami sepanjang 2,07 km progres konstruksinya sudah mencapai 65%. Jalan Tol JORR W2 Utara inimerupakan satu-satunya ruas JORR yang sampai saat ini belum terselesaikan. Ruas ini merupakan missing link dari Jalan Tol JORR secara keseluruhan. Apabila Ruas W2 Utara ini dapat diselesaikan, maka ruas JORR W2 ini akan membentang dari Rorotan sampai dengan ke Penjaringan (Tol Bandara). Jalan Tol yang dibangun sejak 1990-an ini memiliki panjang total sekitar 63 km. Dari seluruh ruas tersebut Jasa Marga sudah mengoperasikan sekitar 50 km.

Sebagaimana jalan tol lainnya yang dibangun Jasa Marga, Jalan Tol JORR W2 Utara ini juga merupakan karya anak bangsa karena 100% dikerjakan oleh Tenaga Ahli Indonesia mulai tahap perencanaan sampai pelaksanaan. Begitu juga dengan material utama yang digunakan juga 100% berasal dari dalam negeri. Dalam membangun jalan tol ini, Jasa Marga juga sangat memperhatikan lingkungan. Hal ini dapat dilihat di daerah Ulujami,Jasa Marga tetap mempertahankan resapan air di daerah tersebut, dengan membangun konstruksi dengan model tiang pancang, bukan urugan. Dengan menggunakan tiang pancang, maka terdapat sekitar 6.000 meter persegi daerah resapan air di daerah tersebut.

Menurut Adityawarman, percepatan penyelesaian Jalan Tol JORR W2 Utara ini dapat terlaksana dengan bantuan dari Kementerian Pekerjaan Umum,, Tim Pembebasan tanah, dan Walikota Jakarta Selatan. Mereka telah bekerja keras sehingga tanah dapat dibebaskan lebih cepat, ujar Adityawarman. Keberadaan Jalan Tol JORR ini diharapkan dapat bermanfaat dalam meningkatkan perekonomian nasional, karena distribusi barang dan jasa dari Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur yang akan menuju ke Pulau Sumatera atau sebaliknya, akan lebih lancar. Sebab, truk-truk yang sekarang jam operasinya dibatasi untuk masuk Tol Dalam Kota Jakarta (pukul 05.00 s.d. 22.00 tidak boleh melintas di Tol Cawang-Tomang-Pluit), maka dapat melintas di ruas ini dan tidak perlu berputar sampai dengan melewati Tol Ancol, Pluit, Penjaringan dan masuk Tol Tangerang dari Kebon Jeruk. Tapi, dari Jatiasih sudah bisa masuk JORR dan keluar di Kebon Jeruk untuk masuk Tol Tangerang.

(Quote : JM Website, 10/03/2014)

Post Tagged with