Translate »

Intelligent Traffic And Revenue Control System



   
     Telp: +62-21-89909398 Fax: +62-21-89908108
Tap To Call

Jasa Marga Operasikan Enam Ruas Tol di Tahun 2014

Jasamarga Leader dalam Industri Jalan Tol

Sampai saat ini PT Jasa Marga (Persero) Tbk. tetap menjadi leader dalam industri jalan tol di Indonesia dengan mengoperasikan sekitar 73% jalan tol. Meskipun tetap memimpin, tapi BUMN penyelenggara jalan tol ini tetap melakukan ekspansi dengan melakukan pembangunan jalan tol baru yang konsesinya sudah diperoleh dari Pemerintah. Pada tahun 2014 ini, dari 7 ruas tol yang akan diresmikan Pemerintah, 6 diantaranya adalah yang dikelola Jasa Marga. Keenam ruas tol dengan panjang total sekitar 46,3 km tersebut adalah: JORR W2 Utara Ruas Kebon Jeruk-Ulujami Ruas Ciledug-Ulujami (2 km), Bogor Ring Road Ruas Kedunghalang-Kedungbadak (2,1 km), Semarang-Solo Ruas Ungaran-Bawen (12,3 km), Gempol-Pandaan (12 km), Gempol-Pasuruan Ruas Gempol-Rembang (13,9 km), dan Tol Porong-Gempol Ruas Kejapanan-Gempol (4 km).

Pada tahun 2013 lalu, Jasa Marga telah menyelesaikan pembangunan dua ruas tol baru sepanjang 18,23 km yaitu Jalan Tol Bali Mandara sepanjang 12,7 km yang sudah dioperasikan sejak 23 September 2012, serta Jalan Tol JORR W2 Utara Ruas Kebon Jeruk-Ciledug sepanjang 5,53 km yang sedah dioperasikan sejak tanggal 27 Desember 2013. Apabila Jalan Tol JORR W2 Utara tersebut sudah dioperasikan, maka secara keseluruhan, maka akan menghubungkan 5 ruas tol yang sudah beroperasi, yaitu Jakarta-Cikampek, Jagorawi, Jakarta-Serpong, Jakarta-Cikampek dan Tol Soediyatmo (Bandara). Dengan beroperasinya JORR W2 Utara ini juga diperkirakan akan mengurangi kepadatan Tol Dalam Kota Jakarta sekitar 30%. Karena kendaraan dari arah Bekasi dan Bogor yang akan menuju Bandara atau Tangerang dan sebaliknya, tak perlu lagi melintas di Tol Dalam Kota Jakarta. Ke depan, Jasa Marga juga akan terus melakukan pengembangan perusahaan dengan menambah jalan tol baru baik dengan cara mengikuti tender yang diselenggarakan Pemerintah. Mengakuisisi jalan tol yang tidak dikerjakan investor lama atau dengan memberikan inisiatif/usulan kepada Pemerintah.

Jasamarga Melakukan Peningkatan Pelayanan

Dalam hal modernisasi transaksi, pada tahun 2014 ini jumlah Gardu Tol Otomatis (GTO) pada tahun 2014 direncanakan akan melakukan penambahan GTO sekitar 50 gardu, sehingga secara keseluruhan jumlah GTO yang akan dioperasikan Jasa Marga akan menjadi 136 GTO. Dengan adanya penambahan GTO ini, diharapkan mampu meningkatkan penetrasi penggunaan e-toll card. Terbukti di gerbang tol yang dekat dengan pemukiman padat, penggunaan e-Toll Card telah meningkat mencapai lebih dari 20% dari total transaksi seperti pada Gerbang Tol Kamal 4 mencapai 37%, GT Pondok Ranji 24,51%, dan GT Fatmawati 22,34%. Selain itu, untuk memberikan informasi yang real time, pada tahun 2014 ini Jasa Marga juga akan melakukan penambahan Variable Message Sign (VMS/rambu elektronik) sebanyak 20 unit, sehingga pada tahun ini, VMS yang dipasang di jalan tol akan menjadi 56 unit.

Untuk memperlancar arus transaksi di gerbang tol, tahun 2014 ini Jasa Marga juga akan melakukan penambahan penambahan gardu dan memperluas gerbang tol, seperti yang dilakukan di Jalan Tol Surabaya-Gempol. Di ruas tol di Jawa Timur ini, Jasa Marga melakukan penambahan empat gardu di Dupak 3, penambahan satu gardu di Dupak 1. Selain itu, di Dupak 1 juga dilakukan penambahan dua gerbang tol masing-masing terdiri dari tiga gardu. Satu gerbang melayani arah Pasar Turi dan satu gerbang melayani arah Gresik. Di bidang konstruksi, pada tahun 2014 ini akan dilakukan pelebaran (penambahan kapasitas jalan) akses Gadog, Ciawi. Sehingga diharapkan akan memperlancar arus lalu lintas dari Puncak yang akan memasuki Tol Jagorawi. Sedang pelebaran jalan tol Ruas Cibinong-Sentul sepanjang 9,5 km direncanakan juga akan selesai pada bulan Maret 2014.

Selain itu, pada tahun 2014 ini juga akan dimulai pelaksanaan pelebaran Jalan Tol Purbaleunyi Ruas Kopo-Buah Batu jalur ke arah Jakarta. Jumlah lajur di ruas ini masih 2 lajur, sedang Kopo sampai dengan Padalarang dan dari Padalarang sampai dengan Buah Batu sudah 3 lajur. Dengan selesainya pekerjaan ini, diharapkan akan mampu memperlancar arus kendaraan di Purbaleunyi khususnya dari Padalarang sampai dengan Buah Batu. Di Tol Dalam Kota Jakarta pada tahun ini juga akan dilakukan penambahan kapasitas jalan dari Kapuk ke Pluit, yang saat ini 2 X 3 lajur akan menjadi 5 lajur untuk masing-masing jalur. Selain melakukan pemeliharaan jalan secara rutin dengan cara Scrapping, Filling dan Overlay, pada tahun ini juga, secara bertahap akan dilakukan rekonstruksi di beberapa lokasi jalan tol yang dikelola Jasa Marga. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan para pengguna jalan tol.

(Quote : JasaMarga 27/02/2014)